Satu-satunya, Hanya SMPN I Palembang Yang terapkan Sistem CBT Saat UN

Palembang, Surya Post.

Ada yang tampak berbeda saat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMP Negeri 1 Palembang, Pasalnya, 254 siswa-siswi SMP Negeri 1 Palembang tersebut mengikuti

Ujian Nasional (UN) berbasis komputer.

Dengan dilaksanaannya UN menggunakan sistem Computer Based Test (CBT), SMP Negeri 1 merupakan sekolah satu-satunya di Sumatera Selatan (Sumsel) yang memanfaatkan full sistem komputer saat UN

Namun sayangnya, pihak sekolah hanya menyiapkan tiga ruangan kelas, yang dibagi dalam tiga sesi. Untuk sesi pertama diikuti 85 orang siswa, kemudian sesi kedua 85 orang, dan sisi ketiga 84 orang. Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Palembang Devi Emilya.

“Berhubung komputer yang tersedia hanya 85 unit. Jadi kita bagi menjadi 3 sesi waktu ujian, hal itu dikarenakan Jumlah keseluruhan murid mengikuti ada 254,” katanya Senin (4/5).

Meski untuk pertama kalinya, Devi melihat tidak ada kendala dalam penyelenggaraan UN yang menggunakan sistem CBT ini. Hal tersebut dikarenakan, para siswa telah menjalani beberapa uji coba sebelumnya, dan puncaknya pada geladi resik nasional pada pekan lalu.

“Jadi, kita sudah melakukan bberapa uji coba dan gladi resik beber waktu lalu. Justru siswa-siswi di SMP Negeri 1 Palembang, semuanya bersemangat untuk melaksanakan UN dengan sistem CBT ini,” katanya disela-sela pelaksanaan UN di SMP Negeri 1 Palembang.

Devi juga menerangkan, UN CBT yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Palembang ini, dimulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIB. Ujian diawasi oleh dua orang guru, dan satu teknisi CBT.

Secara teknis, sambung Devi, pelaksanaan UN CBT ini, setiap siswa memiliki password, dan nomor token yang berganti setiap 15 menit. Dengan begitu, setiap siswa tidak akan dapat berbuat curang karena soal yang diberikan masing-masing siswa juga berbeda-beda.

“Jadi, UN dengan menggunakan sistem CBT ini, sangat mendidik. Selain setiap siswa tidak dapat berbuat curang. Sistem CBT ini juga terhindar dari kekurangan distribusi untuk pelaksanaan UN,” ulasnya.

Devi sangat bersyukur dengan disetujuinya SMP Negeri 1 Palembang dalam pelaksanaan UN, menggunakan sistem CBT. Karena, dari beberapa sekolah yang sudah mendaftar, seperti SMP N 9, SMP IGM dan SMP PUSRI, tetapi hanya SMP N 1 yang sudah siap baik dalam perencanaan dan pelaksaan CBT.

“Kedepan, pihaknya berharap semua sekolah dapat menerapkan sistem CBT dalam pelaksanaan Ujian. Rencananya juga, SMP Negeri 1 akan menerapkan seluruh ujian sekolah menggunakan sistem CBT,” harapnya.

Terkait dengan kemampuan siswa mengerjakan UN dengan sistem CBT, Devi optimistis SMP 1 Palembang yang menyandang status sebagai sekolah unggulan bakal meraih angka kelulusan seratus persen seperti yang dicapai pada 2014 lalu.

“Anak-anak disiapkan dengan demikian matang. Pemberian les tambahan sudah dilakukan sejak masuk kelas IX sebanyak tiga kali dalam satu pekan. Para guru berharap nanti ada siswa yang berhasil menyandang nem tertinggi di Palembang, karena pada tahun lalu hanya masuk sepuluh besar,” tandasnya(jn/net)




Tinggalkan Balasan