Sebagian Besar Aset Pemerintah, Pembanguanan LRT Tidak Perlu Pembebasan Lahan

Palembang, Surya Post.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengungkapkan, pada proses Pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Kota Palembang tidak akan

melakukan pembebasan lahan. Karena menurutnya pembangunan jalan maupun stasiun pemberhentian untuk LRT tersebut menggunakan badan jalan dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II hingga Jakabaring.

Dijelaskannya, lahan yang diperlukan dalam pembangunan LRT sudah tidak ada masalah lagi. Karena, tidak banyak akan melakukan pembebasan lahan. Seperti apa yang di pesankan oleh Presiden RI, Joko Widodo yang meminta daerah agar menyiapkan lahan sebelum pusat melakukan pembangunan di daerah.

“Ini (LRT) akan dibangun diatas median jalan, dan sebagian besar itu sudah aset pemerintah. Seperti, pasar Cinde, dan pasar Pal Limo,” ungkapnya saat ditemui, Griya Agung, Senin (4/5).

Dia menambahkan, pembangunan LRT di Palembang bukan merupakan yang pertama di Indonesia. Melainkan, sudah ada daerah lain yang telah duluan membangun LRT sebagai upaya mengurangi kemacetan.

“Kita (Sumsel) bukan yang pertama. Ada Jakarta dan Bandung yang telah membangun,” katanya(jn/net)




Tinggalkan Balasan