Sekarang Gratis, Tidak perlu Takut Membuat Akte Kelahiran

Palembang, Surya Post.

Melalui Kabid Pencatatan Sipil Siti Fauziah, Kepala Disdukcapil Palembang M Ali Subri menyampaikan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang meminta

agar masyarakat di kota Palembang yang memiliki anak dapat segera mengurus Akte Kelahiran sebelum anak berusia 2 bulan, atau setelah kelahiran 60 hari usia bayi.

Hal tersebut diutarakan karena melihat saat ini masih banyak orang tua yang membuat akte kelahiran anak, saat usia anak sudah diatas 3 tahun.

“Meski sosialisasi yang dilakukan Disdukcapil sudah banyak membuat masyarakat tahu pentingnya membuat akte kelahiran. Namun, masih banyak masyarakat yang terlambat membuatnya,” ujarnya.

Fauziah mengungkapkan, hingga April 2015, jumlah penerbitan akte untuk kelahiran terlambat jumlahnya masih tinggi dari kelahiran untuk bayi berusia maksimal 60 hari.

Untuk bayi dengan usia 60 hari usia kelahiran, Disdukcapil menerbitkan 856 akte kelahiran. Sedangkan, untuk kelahiran terlambat jumlahnya mencapai 2.720. Itupun dikarenakan keperluan yang mendesak.

“Saat ini banyak masyarakat yang membuat akte kelahiran karena kebutuhan mendesak seperti mendaftar sekolah, bekerja dan keperluan-keperluan lain, sehingga masyarakat mau tidak mau harus membuat akte kelahiran,” ujarnya.

Fauziah menghimbau, masyarakat tidak perlu takut membuat akte kelahiran. Karena, membuat akte kelahiran saat ini tidak dipungut biaya alias Gratis.

Selain itu, bentuk pelayanan yang sudah dilakukan Disdukcapil kota Palembang saat ini, pelayanan pembuatan akte kelahiran dapat dibuat di beberapa tempat, seperti di Seberang Ulu (SU) II yang masih berlangsung selama tujuh hari kerja, di kecamatan IT (Ilir Timur) II selama 13 hari kerja.

“Jika masyarakat malas untuk membuat akte kelahiran karena kantor Disdukcapil jauh. Pembuatan akte saat ini sudah dapat dibuat di beberapa kantor kecamatan, yang disebutkan itu,” terangnya.

Pelayanan ini juga, sambung Fauziah akan dilakukan juga di tempat-tempat lain. Seperti yang pernah kita lakukan di mall Palembang Square.

“Petugas akte keliling akan kita programkan di tempat-tempat lain. Karena, dengan cara sosialisasi seperti inilah, minat masyarakat untuk membuat akte kelahiran akan muncul,” tandasnya(jn/net)




Tinggalkan Balasan