Tahu Berformalin Asal Palembang Beredar di OKI

Kayuagung, Surya Post.

Tahu yang mengandung kadar formalin hingga 100 persen kembali ditemukan di

Pasar Tradisional Kayuagung Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Terbukti dari hasil yang ditemukan dari tim kesehatan masih ada pedagang menjual tahu berformalin yang memiliki kadar hingga 100 persen, Senin (4/5).

“Kegiatan yang lakukan ini dalam rangka menerapkan pemberlakuan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06/M/PER/1/2015, tentang monitoring, pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran barang berbahaya, beracun, kadaluarsa dan penjualan minuman beralkohol,” kata Kadisperindagkop, Herry Susanto SSos, didampingi Kepala Bidang Perdagangan Drs Umar Hasan MSi.

Masih katanya, dari hasil temuan tim kesehatan pada sidak serta razia yang digelar tadi, dimenukan tahu berformalin di Pasar Tradisional Kayuagung, roti yang sudah berjamur di sejumlah mini market dan minuman beralkohol di toko-toko yang berada di Jalan Jendral Sudirman Kayuagung.

Adapun Tim Kesehatan yang terbentuk dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi, Dinas Kesehatan dan Satuan Polisi Pamong Praja.  

Ditambahkan Kadinkes HM Lubis didampingi Mukti Uli Artha mengatakan, dalam sidak yang dilakukan di Pasar Kayuagung, tim berhasil menemukan tahu yang memiliki kadar berformalin yang tinggi hingga mencapai 100 persen. “Dari informasi yang kita ambil dari pedagang, tahu yang mereka jual di dapat dari Pasar Induk Jaka Baring Palembang. Mereka mengantarkan tahu mereka dengan menggunakan mobil untuk di pasarkan ke padagang yang berjualan di pasar Kayuagung,”tutur Lubis.

Ia juga menambahkan, dalam hal ini kita memberikan teguran terhadap para pedagang tahu tersebut agar tidak menjual dagangan mereka dan tidak diperbolehkan mengambil tahu dari pemasok tersebut. “Tahu yang beredar di Pasar Kayuagung mengandung kadar formalin hingga 100 persen,” kata Lubis.

“Jika hal tersebut kembali terjadi maka bisa dilakukan tindakan hukum,” tegas Lubis seraya mengharapkan kerja sama dari pihak kepolisian untuk menindak para pedagang maupun pelaku yang memproduksi bahan makanan dengan bahan berbahaya.

“Saya sarankan para warga OKI untuk berhati-hati memilih bahan makan seperti mie basah, kelempang merah, cincau,” tandasya seraya akan melakukan tes beberapa bahan yang diduga mengandung formalin. (and)




Tinggalkan Balasan