Tak Berdaya, Camat Gandus Hanya Bisa Tonton Aktivitas Galian C Diwilayahnya

Palembang, Surya Post.

Tidak adanaya dasar hukum yang jelas membuat pihak kecamatan Gandus tidak mampu memberikan pengawasan ketat terhadap aktivitas pertambangan tanah (Galian C) di wilayah tersebut, Demikan dikatakan Camat Gandus Ricky Fernandi, Senin (11/5)

 “Sejak tahun 2007, aktifitas Galian C tersebut Peraturan Daerah (Perda) nya sudah dicabut. Jadi kami tidak dapat menghentikan aktivitas mereka,” ujarnya.

Memang, sambung Ricky, pihaknya tidak menampik kegiatan Galian C tersebut sangat meresahkan masyarakat. Jika pihaknya nekat untuk menghentikan aktivitas tersebut, Ricky beralasan, akan menjadi bumerang bagi institusinya.

“Kami mau-mau saja menghentikan itu. Tapi, kendala di lapangan, kami tidak mempunyai payung hukum dalam menghentikan aktivitas tersebut. Bisa-bisa, kami akan dituntut mereka,” jelasnya.

Ricky mengungkapkan, saat ini yang bisa dilakukan pihaknya hanya menertibkan operasional dari aktivitas tersebut. Seperti lalu lalangnya kendaraan yang melintas, tanpa memperhatikan etika berkendara.

“Kami hanya dapat menertibkan kedaraannya saja. Itupun harus dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang. Dan kami berencana akan melakukan penindakan tersebut jika Dishub mau turun tangan untuk melakukan tindakan penertiban,” ulasnya.

Untuk hal-hal lain, Ricky menegaskan jika ada instansi lain yang dapat melakukan tindakan. Seperti yang pernah kita lakukan bersama-sama Pol PP, dan BLH.

“Permasalahan ini, selalu kita bicarakan dengan Walikota. Dan kami berharap, dapat diterbitkan Perda yang mengatur permasalahan ini,” tandasnya.

Sebelumnya, Staf Ahli Walikota Bidang Politik, Hukum dan Ham (Polhukam), Prof Edward Juliarta mengatakan, saat ini pihaknya belum mengetahui kondisi di lapangan, namun dirinya mengakui, pihaknya telah meminta galian liar tersebut agar dihentikan aktivitasnya.

“Kami juga belum mendapatkan laporan dari pihak kecamatan tentang aktivitas galian liar tersebut, jadi kami belum tahu kondisinya,” katanya(jn/net)




Tinggalkan Balasan