Terkait BOT, Dewan Sumsel Ingatkan Pihak Pemprov Agar Berhati-hati

Palembang, Surya Post.

Komisi III DPRD Sumsel mengingatkan pihak Pemprov agar berhati-hati dalam penyelenggaraan sistem bangun guna serah BOT, pasalnya, pihak Dewan telah berang lantaran perusahaan BOT (Build, Operate, and Transfer) selalu saja mangkir setiap kali diundang.

Ketua Komisi III DPRD Sumatera Selatan MF Ridho menyampaikan hal itu sehubungan berkali-kali pihak perusahaan BOT itu diundang dewan untuk rapat tidak hadir di lembaga legislatif tersebut.

Menurutnya, sekarang ini pihaknya menunggu niat baik pihak perusahaan yang menyelenggarakan BOT karena sudah diundang untuk rapat tidak hadir.

Surat DPRD sudah dua kali disampaikan, konfirmasi penjadwalan sudah tiga kali, surat pertama 1,5 bulan lalu tidak dihadiri oleh direksi perusahaan.

Kemudian dijadwal ulang lagi, masih juga pihak-pihak perusahaan yang sistem BOT ini tidak bisa hadir dan mereka minta DPRD menyampaikan surat kedua, agendanya sudah tiga kali, jelasnya.

Menurut informasinya dijadwalkan lagi Rabu (22/4), tetapi besok juga pihak-pihak ini tidak bisa hadir dengan alasan kesibukan direksi.

“Karena itu kami mengimbau Pemprov Sumsel berhati-hati dalam penyelenggaraan BOT,” katanya.

Sikap yang ditunjukan pihak perusahaan untuk menjadwalkan rapat saja sampai tiga kali dijadwalkan namun mereka tidak merespon baik.

Ia menyatakan, ini pembelajaran artinya perlu diantisipasi Pemprov yang sedang menggodok untuk kerja sama dengan pihak swasta dalam sistem BOT itu harus lebih arif dan bijaksana.

“Kita sangat menyayangkan mereka kurang kooperatif, sehingga ini pembelajaran supaya ke depan tidak terulang kembali,” tuturnya.

Ia mengakui, selama ini memang pihaknya belum pernah mengundang pihak perusahaan yang kerjasama dalam sistem BOT tersebut.(jn/net) 




Tinggalkan Balasan