Terkait Dugaan Korupsi BUMD, Kepala BPKAD Sumsel Kembali Diperiksa KPK

Palembang : Selasa, 1 Nopember 2022
Artikel : rls/Sapardi
Editor : Edi Susanto, SH/redpel-sp

 

PALEMBANG, SURYAPOST.CO —
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali untuk kesekian-kalinya Kepala BPKAD Sumsel H. Ahmad Mukhlis diperiksa oleh penyidik KPK terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam kerjasama pengangkutan Batubara pada PT. Sriwijaya Mandiri Sumsel yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Selain pejabat Pemprov Sumsel tersebut, KPK juga memeriksa Deddy Efendi selalu karyawan PT. Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) keduanya diperiksa di Mako Brimob Polda Sumsel pada Senin kemarin (31/10/2022).

Penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada salah satu BUMD di Sumsel. Saksi yang diperiksa atas nama Deddy Efendi karyawan PT. SMS dan Ahmad Mukhlis Kepala BPKAD Sumsel. Keduanya diperiksa di Mako Brimob Polda Sumsel, ujar juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis Senin 31 Oktober 2022.

Seperti diketahui Ahmad Mukhlis sebelumnya juga sudah pernah diperiksa oleh Penyidik KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Untuk diketahui PT. Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) ini menjadi bagian BUMD yang mengelola pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api Api di Sumsel.

Beberapa tugas PT. SMS antara lain, mendukung dan melayani bidang teknis, operasional dan administrasi investor yang akan menyuntikkan modalnya di KEK Tanjung Api Api.

Kemudian melayani pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan penyusunan laporan kegiatan. PT. SMS juga bertugas memastikan investor di KEK mengantongi rencana Tata Ruang Industri yang ramping dan mempertimbangkan dampak lingkungan. (rls/Ardhi)