TIGA BULAN GAJI TAK DIBAYAR BURUH PT.SIG LAKUKAN MOGOK KERJA

PALEMBANG, SURYAPOST.CO — Gejolak tuntutan para tenaga kerja PT. Sako Indah Gemilang (SIG) melalui Serikat Buruh Sriwijaya pengurus unit PT.Sako Indah Gemilang selaku organisasi buruh yang telah tercatat di dinas tenaga kerja kota Palembang dengan nomor 355/ Disnaker/ 2021 tertanggal 10 Februari 2021 dari tanggal 31 Maret dan hari kedua 1 April Aksi mogok kerja liputan Media kami dilokasi halaman PT. SIG, Kamis (01/04/21).

Dari keterangan yang dihimpun media sumber langsung yang berhasil diwawancara Novri tuntutan para tenaga kerja Ramlianto,” Meminta pihak management perusahaan agar segera melakukan pembayaran upah para pekerja yang sudah tiga bulan ini belum dibayar kan”, ungkap Ramlianto selaku koordinator aksi perwakilan buruh yang melakukan aksi mogok kerja.

Berdasarkan informasi yang di dapat bahwasanya, “pada tanggal 19 Maret tahun 2021 tepat nya hari Jumat serikat Buruh Sriwijaya telah mengadakan perundingan Bipartit yang mana dalam perundingan tersebut di hadiri oleh pihak perusahaan yang dalam hal ini diwakili oleh HRD PT .Sako Indah Gemilang Soedirja Djakfar dan perwakilan dari pihak buruh di wakili oleh Ramlianto dan saudara Virgo Anthoni di ruang kantor dinas tenaga kerja kota Palembang”, urai Ramlianto.

“Namun dalam pertemuan serta perundingan Bipartit ini tidak menemukan kata sepakat ( Dead lock) sehingga di ambil langkah seperti ini yakni melakukan aksi mogok kerja mulai Rabu tadi hingga sekarang”, ujarnya

Salah seorang pekerja yang ikut dalam Aksi Mogok Kerja Suminah sudah 20 tahun bekerja mengungkapkan, “Kami meminta kepada pihak perusahaan agar supaya segera membayar upah kami pak Sebab sudah tiga bulan ini kami belum menerima upah yang seharusnya kami terima karena dari upah yang kami terima inilah kami bisa untuk menghidupi keluarga ,cak Mano kami nak hidup kalu upah kami Bae sudah tigo bulan ini Lum dibayar sedangkan kewajiban kami sebagai pekerja sudah kami lakukan di perusahaan ini memang sering pak upah kami ini dibayar terlambat dengan alasan inilah itulah padahal kami kan selaku pekerja hanya tau nya kerja dan pada saat nya gajian ya kami harus gajian jadi tolong sampaikan pak wartawan dengan pihak perusahaan tu tolong pikirke kami Karno kami ini punyo keluarga yang harus kami beri makan”, ungkap Juminah.

Dalam surat aksi nya yang bernomor 003/ SB- SRI- PUK/ III/ 2021 perihal pemberitahuan Aksi mogok kerja tertanggal 31 maret 2021 Virgo Anthoni selaku penanggung jawab aksi mengatakan,” bahwa ada enam poin tuntutan yang kami sampaikan ke pihak perusahaan
1. Meminta pihak management PT.Sako Indah Gemilang untuk segera Membayar upah para pekerja yang belum terbayarkan terhitung bulan Januari tahun 2021
2. Meminta Pihak PT.Sako indah Gemilang agar segera membayarkan tunggakan iuran BPJS ketenagakerjaan karena ini sudah pelanggaan di pasal 19 ayat 1 Undang – undang nomor 24 tahun 2011
3. Meminta pihak management perusahaan PT.Sako indah Gemilang segera mencabut Surat mutasi terhadap pengurus Serikat Buruh Sriwijaya dan segera mempekerjakan kembali seperti sedia kala
4. Meminta pihak management perusahaan PT.Sako indah Gemilang agar dapat membayarkan uang pesangon salah satu pekerja yang juga anggota serikat Buruh Sriwijaya atas nama selamet akibat kesalahan dalam penerapan Hukum
5. Meminta Pihak management perusahaan PT. Sako indah gemilang agar melakukan pembahasan Perjanjian Kerja Bersama atau ( PKB) terhadap serikat yang memenuhi syarat sah secara hukum
6. Meminta pihak management perusahaan PT Sako indah gemilang memberikan fasilitas kepada serikat buruh Sriwijaya dalam menjalankan organisasi demikianlah tuntutan yang kami sampaikan kepada pihak perusahaan”, terang Virgo

Sementara itu pihak management perusahaan PT.Sako Indah Gemilang yang dalam hal ini diwakili oleh HRD Soedirja Jakfar kepada awak media menyampaikan,” Bahwa apa yang di sampaikan oleh para pekerja melalui serikat buruh dirinya mengatakan bahwa kondisi perusahaan PT Sako indah gemilang saat ini ibarat orang tua sedang terbaring sakit jadi bagaimana kalau kita mau memaksa orang tua yang sedang sakit sudah pasti tidak akan mau beranjak dari tempat tidur nya jadi dirinya meminta agar para karyawan dapat untuk memaklumi dahulu dengan kondisi perusahaan yang saat masa pandemi ini sangat terasa sekali dampak nya bahkan sebenarnya kita ini tetap berupaya melakukan hal terbaik demi kebaikan bersama akan tetapi apa hendak dikata yang namanya kondisi saat ini lagi seperti ini”, keluhnya.

Bang Dirja panggilan akrab nya mengajak,” hayolah kita bekerja sembari menunggu pimpinan perusahaan PT Sako indah gemilang agar segera menyelesaikan pembayaran upah pekerja yang sudah tiga bulan ini belum terbayarkan bukan enam bulan seperti isu yang di hembuskan di luar sana”, himbaunya.

Sementara itu Herman Coli selaku pemilik perusahaan belum bisa dikonfirmasi terkait permasalahan aksi mogok kerja ini. (Es.Cs)