Total Ada 41 Kapal Ditenggelamkan

Bitung, Surya Post.

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti menghubungi Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Laksda TNI (Purn) Asep Burhanudin via telpon untuk memastikan penenggelaman 19 kapal perikanan pelakuillegal unreported and unregulated(IUU)fishing, berjalan dengan lancar.

“Siap Bu, kita sudah ada di tengah laut, semua sudah lengkap,” kata Asep saat menerima telepon dari Menteri Susi di Kapal Singa Laut milik Bakamla RI, Perairan Bitung, Sulawesi Utara (Rabu, 20/5).

Yang dimaksud Asep dengan lengkap semua itu adalah teknis penenggelaman yang dijadwalkan mulai pukul 11.00 WITA.

Terlihat mendampingi Asep, Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksda TNI Darwanto dan Kapolda Sulawesi Utara Brigjen Pol Wilmar Marpaung, perwakilan Gubernur Sulut, Bakamla, dan Pengadilan setempat.

Di Bitung siang ini, ada 11 tangkapan KKP dan lima tangkapan TNI AL yang akan ditenggelamkan. Totalnya, ada 41 kapal yang ditenggelamkan hari ini. Tersebar di Bitung, Pontianak, Belawan, Idi, dan Ranai.

Kegiatan penenggelaman dilaksanakan atas kerja sama KKP dengan TNI AL dan Polri yang diwujudkan melalui berbagai dukungan, khususnya unsur-unsur Kapal Pengawas KKP, KRI TNI AL dan Kapal Polisi.

Asep menerangkan, penenggelaman kapal pelakuillegal fishingdilaksanakan sesuai dengan UU 45/2009 tentang Perikanan. Selain itu, penengelaman dilakukan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht) sebagaimana diatur dalam KUHAP.

Penenggelaman ini dilakukan dengan menggunakan dinamit daya ledak rendah sehingga kondisi kapal tetap terjaga, dan dapat berfungsi menjadi rumpon di lokasi penenggelaman.

“Diharapkan kapal-kapal yang ditenggelamkan menjadi habitat baru bagi ikan-ikan di perairan tersebut, sehingga berkontribusi terhadap kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan nelayan,” kata Asep.(rmol)




Tinggalkan Balasan