Usai Antar Gas ke Pelanggan, Stefanus Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang.

 

Baturaja, Surya Post
Stefanus Ivan Hermanto (25) Warga Jalan Akmal, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan, tewas di tempat kejadian perkara (TKP) usai ditabrak kereta api babaranjang datang dari arah Tanjung Karang ke Stasiun Tiga Gajah, Baturaja, Jum’at (08/01/2021) sekira pukul 09,14 pagi WIB.

Menurut sejumlah saksi mata di TKP, kecelakaan maut itu terjadi bermula ketika korban seperti biasa mengantarkan pesanan Gas 3 Kg ke warung Mauli milik saksi bernama Widya (27) warga Jalan Lubuk Bungur, Kelurahan Kemelak Bindung Langit dan Maradono (36), Petugas Kebersihan Wesel Stasiun Kemelak, Warga Simpang Lekis Perumahan Puri Sekarjaya.

Sebelum tertabrak Kereta Api Babaranjang No.3004 dengan menarik 60 gerbong kosong, korban Stefanus memarkirkan mobil box jenis colt Nopol BG 8190 FQ di seberang rel jalur hulu Km 224+5/6. Pada saat usai mengantarkan 6 buah tabung Gas 3 Kg ke warung Maruli dengan berjalan kaki, korban Stefanus langsung kembali menunju ke mobil yang dibawanya hendak pulang. Pada saat hendak menutup pintu belakang mobil, pada saat bersamaan itu pula tiba-tiba datang kereta api Babaranjang No.kepala 3004 dari arah Tanjung Karang menuju Stasiun Tiga Gajah Baturaja langsung menabrak bak belakang sebelah kanan mobil colt yang diparkir samping rel kereta api. Mungkin karena terlalu memasuki jalur rel hulu.

Akibat tabrakan kereta api tersebut, sangat naas dialami korban bersama mobilnya terpental dari titik tabrak, sekitar 12,20 meter, korban langsung tewas di TKP dengan kondisi mengalami luka parah, mulai dari pinggang hingga ke kaki.

Pihak kepolisian setempat yang mendapat laporan peristiwa tersebut, langsung mengamankan TKP, mengamankan barang milik korban, membawa korban ke rumah sakit untuk divisum dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. (Tim/amp).