Vaksin Covid 19 Sinovac Tiba di Kabupaten PALI

PALI, Suryapost
Diperkirakan Sekitar pukul 18.00 wib. 2520 Vaksin Covid-19 Sinovac hari ini akan di tiba Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Senin,  25 Januari 2021.
Dikawal  oleh petugas polres PALI.
Pengambilan vaksin tersebut diambil langsung di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan.
Hal itu dikatakan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI M. Mudakir saat di jumpai diruang kerjanya.
“Ya,  hari ini Kabupaten PALI mendapatkan jadwal dari dinkes Provinsi Sumsel untuk pengambilan Vaksin Covid-19 Sinovac. Dengan itu kita telah melakukan koordinasi dengan Polres PALI untuk pengawalan Vaksin tersebut, dan saat ini tim dinkes PALI Bersama anggota Polres PALI telah melakukan pengambilan.” Ungkap Kadin Dinkes M. Mudakir.
Ia juga menerangkan,  sesuai arahan dari pusat sinovac ini akan diberikan kepada tenaga medis terlebih dahulu.
“Dengan arahan dari Kemenses sinovac yang kita terima ini nanti akan di berikan terlebih dahulu kepada tenaga medis,  tetapi saat launchingnya nanti akan kita lakukan penyuntikan terlebih dahulu kepada pejabat daerah.” Katanya.
Ia juga menerangkan,  setiap penerimaan vaksin ini akan dilakukan dua kali pemberian vaksin tersebut.
“Setiap penerima vaksin tersebut akan kita lakukan penyuntikan vaksin sinovac dua kali dengan waktu yang berbeda. Jarak waktu yang dilakukan setelah penyuntik pertama akan dilakukan penyuntikan kedua setelah 14 hari kemudian.” Terangnya.
Untuk kriteria yang tidak bisa menerima vaksin sinovac itu yakni.
1.Punya riwayat konfirmasi Covid-19
2.Wanita hamil dan menyusui
3.Usia 18 tahun
4.Tekanan darah 140/90
5.Gejala ISPA: batuk/pilek/sesak napas dalam 7 hari terakhir.
6.Ada anggota keluarga serumah: kontak erat/ suspect/ konfirmasi/ proses perawatan Covid-19.
7.Sedang terapi jangka panjang kelainan darah.
8.Penyakit Jantung.
9.Penyakit Autoimun.
10.Penyakit ginjal.
11.Penyakit reumatik autoimun/ rhemotoid arhtritis.
12.Penyakit saluran pencernaan kronis.
13.Penyakit hipertiroid.
14.Penyakit kangker,  kelainan darah,  imunokompramais,  defisien imun, penerima produk darah/ transfusi.
15.Diabetes melitus.
16.HIV/AIDS.
17.Penyakit paru: asma/PPOK/TBC.(Asc)