VIRAL Foto Bupati Solok dan Sejumlah Pejabat Pakai Sepatu Masuk Masjid, Ini Penjelasan Pemkab

Solok,Surya Post

Viral di media sosial foto Bupati Solok Gusmal dan sejumlah pejabat memakai sepatu saat masuk ke dalam masjid.Peristiwa tersebut terjadi pada saat peresmian masjid di Pinang Sinawa Gantung Ciri, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar).Peresmian masjid tersebut dilaksanakan pada Sabtu (26/12/2020) lalu.Kabag Humas Kabupaten Solok, Syofian Syam memberikan penjelasan terkait foto viral itu.Saat dihubungi TribunPadang.com, Syofian Syam membenarkan kejadian itu.”Iya betul, mengenai waktunya sesuai dengan yang di-upload tanggal 26 Desember 2020,” kata Syofian Syam, Senin (28/12/2020).Dijelaskannya, kegiatan peresmian itu merupakan alih fungsi Musala Al-Hidayah menjadi Masjid Al-Hidayah di Nagari Gantung Ciri.

Dikatakannya, pejabat yang hadir yaitu Bupati Solok Gusmal, Anggota DPRD Provinsi Sumbar Hardinalis Kobal, Anggota DPRD Kabupaten Solok Dendi, Kakan Kemenag Kabupaten Solok, Wali Nagari Gantung Ciri Hendri Yuda, Forkopimcam Kubung, dan perangkat Nagari Gantung Ciri.”Masjid itu belum dipakai, karena penyempurnaan dari musala menjadi masjid, dan dalam peresmian itu juga hadir yang memberikan dana renovasi bernama Syawal,” katanya.Dikatakannnya, dalam foto yang viral itu, donatur berdiri di sebelah paling kiri pakai baju batik hitam.”Jadi, diminta langsung saja masuk, karena waktu singkat. Soalnya hari Jumat kan,” katanya.Disebutkannya, tidak ada unsur kesengajaan dari foto yang beredar di media sosial.”Jadi masjid ini selama direhap tidak dipakai, karena dirombak habis (diperbaiki secara keseluruhan) sampai peresmian kemarin. Jadi, pemilik masjid yang mengajak untuk lanjut saja masuk,” katanya.

Dikatakannya, yang membangun hanya 1 orang yang merupakan pedagang di Tanah Abang.”Sesudah peresmian dan dibersihkan baru dipakai masjid itu, karena saat peresmian belum dibersihkan dan belum ada dipasangi tikar,” katanya.Dikatakannya, barang-barang bangunan dari masjid tersebut kebanyakan didatangkan dari Jakarta.”Megah masjid itu sekarang, dari musala jadi masjid. Begitulah kondisinya, karena belum dipakai,” katanya. (Dikatakannnya, dalam foto yang viral itu, donatur berdiri di sebelah paling kiri pakai baju batik hitam.”Jadi, diminta langsung saja masuk, karena waktu singkat. Soalnya hari Jumat kan,” katanya.

Disebutkannya, tidak ada unsur kesengajaan dari foto yang beredar di media sosial.”Jadi masjid ini selama direhap tidak dipakai, karena dirombak habis (diperbaiki secara keseluruhan) sampai peresmian kemarin. Jadi, pemilik masjid yang mengajak untuk lanjut saja masuk,” katanya.Dikatakannya, yang membangun hanya 1 orang yang merupakan pedagang di Tanah Abang.”Sesudah peresmian dan dibersihkan baru dipakai masjid itu, karena saat peresmian belum dibersihkan dan belum ada dipasangi tikar,” katanya.Dikatakannya, barang-barang bangunan dari masjid tersebut kebanyakan didatangkan dari Jakarta.”Megah masjid itu sekarang, dari musala jadi masjid. Begitulah kondisinya, karena belum dipakai,” katanya. (Tribun Padang)