WNA Asal Bangladesh Didepotasi Dari Muara Enim

Muara Enim,Surya Post

Seorang warga Negara (WNA) Bangladesh bernama MD Ma’ruf, usia 28 tahun telah dideportasi ke Negri Asalnua dengan nomor Pasport WA0052927.Karena mereka ini dinyatakan over stay izin tinggal di wilayah satuan kerja kantor Imigrasi Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Minggu (20/12/2020). Mereka sedang berada di kecamatan Kikim, Kabupaten Lahat.Hal ini dikatakan oleh Kepala kantor Imigrasi Kelas ll Non TPI Muara Enim Made Nur Hepi Juniartha SH MAP .Selain itu juga dikatakan Made,Imigrasi melakukan deportasi  ke negara asalnya karena yang bersangkutan sudah melanggar pasal 78 ayat 3 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian.

Pendeportasian terhadap warga negara asal Bangladesh ini sudah sesuai dengan prosedur Undang-Undang yang berlaku, dan sudah melakukan rangkaian swab test dengan dibantu Dinas Kesehatan Muara Enim dan hasilnya negatif.Pendeportasian WNA itu menindak lanjuti laporan masyarakat bahwa di Kecamatan Kikim, Kabupaten Lahat, ada seorang warga negara  asing yang mencurigakan.Tim kemudian menjemput WNA  dan dari hasil pemeriksaan ternyata benar telah melebihi izin tinggal (over stay).”Saat di mintai keterangan ternyata yang bersangkutan WNA asal Bangladesh yang sedang berwisata di Indonesia, lalu yang bersangkutan lalai dan lupa untuk memperpanjang izin tinggalnya kembali, ” jelas Made. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat, apabila ada melihat keberada an orang asing yang nampak mencurigakan, segera informasikan kepada petugas kita untuk ditindaklanjuti.

Dan kepada WNA yang sedang berada di wilayah satuan kerja kantor Imigrasi Muara Enim, baik itu sedang berwisata maupun bekerja, apabila izin tinggalnya sudah mendekati hampir habis, tapi masih berkeinginan memperpanjang izin tinggalnya, segera lakukan dengan memperbarui izin tinggalnya kembali di kantor Imigrasi Muara Enim.Apabila tidak mengindahkan, kata Made, pihaknya tidak akan segan-segan melakukan pendeportasian  sesuai dengan peraturan Undang-Undang tentang ke Imigrasian yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Untuk  pemulangan yang bersangkutan, kata Made, kita kawal melalui jalur darat dan udarasampai ke Bandara Soekarno-Hatta, kemudian diberangkatkan menggunakan pesawat Singapore Airlines Boing 737 dengan kode penerbangan SQ965 tujuan Dakka (Banglades) ke negara asalnya.Katanya.(Red-SP)